“Bulan ni busy, kita review bulan depan.” ayat biasa dalam banyak organisasi. Tapi setiap kali performance review ditunda, satu perkara juga ditunda: kemajuan staf. Performance review bukan sekadar rutin HR, tapi refleksi penting untuk bantu staf dan founder nampak kemajuan sebenar. Performance bukan naik dengan pujian, tapi dengan refleksi yang konsisten.
Masalah utama bukan staf tak perform, tapi founder tak pantau.
Performance review yang sepatutnya jadi sesi bimbingan, akhirnya hilang dalam “sibuk harian.” Bila review jarang dibuat, staf hilang arah mereka tak tahu apa yang betul, apa perlu dibaiki.
Kesan bila performance review asyik tunda:
-
Staf tak nampak kemajuan diri.
-
Masalah kecil tak dikesan awal, akhirnya meletup besar.
-
Tiada budaya accountability.
Performance review tak perlu panjang.
Cukup 20 minit setiap bulan tanya tiga soalan:
1.Apa kejayaan bulan ni?
2.Apa yang menghalang prestasi?
3.Apa sokongan yang kau perlukan?
Bila review jadi rutin, staf rasa diperhatikan dan dihargai. Bila review ditunda, staf rasa dilupakan.
Performance review bukan tugas HR semata ia tanggungjawab pemimpin.
Bila review jadi budaya, prestasi naik perlahan tapi pasti.

